Karena itu, memiliki aktivitas bersama orang lain tidak hanya memberikan manfaat secara emosional, tetapi juga dapat menjadi salah satu kebiasaan sehat lansia yang mendukung fungsi kognitif.
6. Kelola Stres Sebelum Berlarut-larut
Stres yang berlangsung dalam waktu lama dapat memengaruhi kesehatan mental. Kondisi tersebut juga dapat mengganggu konsentrasi dan daya ingat.
Mengelola stres tidak selalu membutuhkan metode yang rumit. Meditasi, yoga, latihan pernapasan dalam, menulis jurnal, atau berjalan santai dapat menjadi pilihan untuk membantu tubuh dan pikiran lebih rileks.
Aktivitas yang membuat tubuh lebih tenang juga berpotensi membantu memperbaiki kualitas tidur dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Dengan demikian, mengelola stres secara rutin dapat menjadi bagian dari upaya mempertahankan otak tetap tajam seiring bertambahnya usia.
Jangan Hanya Fokus pada Satu Kebiasaan
Menjaga otak tetap sehat bukanlah hasil dari satu jenis olahraga, satu makanan, atau satu latihan tertentu. Pendekatan yang lebih masuk akal adalah membangun gaya hidup sehat secara menyeluruh.


