2. Cengkeh, kaya senyawa antioksidan
Cengkeh dikenal karena aroma kuat dan rasanya yang hangat. Rempah ini mengandung polifenol serta eugenol, senyawa yang banyak diteliti karena aktivitas antioksidan dan potensi efek anti-inflamasinya.
Eugenol berpotensi memengaruhi proses yang berkaitan dengan peradangan dan nyeri.
Meski demikian, temuan dari penelitian laboratorium tidak otomatis membuktikan bahwa mengonsumsi cengkeh dalam makanan akan memberikan efek pengobatan yang sama pada manusia.
Cengkeh dapat digunakan untuk memberi aroma pada teh, kopi, bubur oat, roti, maupun hidangan panggang. Gunakan secukupnya karena aromanya cukup tajam.
3. Cabai, bukan cuma soal rasa pedas
Sensasi panas yang muncul ketika menyantap cabai berasal dari capsaicin, senyawa yang juga menjadi perhatian dalam penelitian mengenai nyeri dan peradangan.

