Tidak ada satu makanan yang secara ajaib dapat meningkatkan memori jangka panjang. Yang lebih penting adalah menjaga pola makan secara keseluruhan agar tetap beragam dan seimbang.
6. Coba pelajari sesuatu yang baru
Belajar tidak harus berhenti setelah seseorang menyelesaikan pendidikan formal. Mempelajari keterampilan baru justru dapat menjadi cara untuk terus memberikan tantangan kepada otak.
Bahasa asing, alat musik, memasak, melukis, hingga mempelajari perangkat lunak baru merupakan beberapa contoh aktivitas yang dapat dilakukan. Ketika seseorang menghadapi sesuatu yang belum dikuasai, otak dituntut untuk membangun dan menggunakan kemampuan baru.
Kebiasaan tersebut dapat menjadi salah satu aktivitas yang membantu menjaga daya ingat sekaligus membuat kegiatan sehari-hari lebih bervariasi.
7. Kendalikan masalah kesehatan
Kondisi kesehatan tubuh juga tidak bisa dipisahkan dari kesehatan otak. Sejumlah masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes, penyakit ginjal, dan obesitas diketahui dapat berkaitan dengan penurunan fungsi kognitif.

