Sebaliknya, keterasingan sosial dalam jangka panjang dapat berkaitan dengan berbagai masalah kesehatan yang turut memengaruhi fungsi otak.
Karena itu, bertemu teman, mengikuti kegiatan komunitas, atau sekadar mengobrol dengan keluarga bisa menjadi bagian sederhana dari cara menjaga daya ingat.
5. Perhatikan makanan yang dikonsumsi
Apa yang masuk ke tubuh juga dapat berpengaruh terhadap kesehatan otak. Pola makan seimbang dengan beragam sumber nutrisi menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga fungsi tubuh, termasuk otak.
Beberapa jenis makanan yang banyak mengandung antioksidan, flavonoid, omega-3, dan vitamin B dikaitkan dengan kesehatan kognitif yang lebih baik.
Sayuran berdaun hijau, buah beri, biji-bijian utuh, ikan, ayam tanpa lemak, kacang-kacangan, biji-bijian, serta minyak zaitun dapat menjadi bagian dari pola makan sehari-hari.

