Olahraga secara rutin juga berkaitan dengan menurunnya risiko sejumlah gangguan yang dapat memengaruhi fungsi otak. Untuk orang dewasa, aktivitas fisik intensitas sedang selama sekitar 150 menit dalam sepekan atau aktivitas intensitas tinggi selama 75 menit dapat menjadi salah satu target.
Berjalan kaki di luar ruangan juga bisa menjadi pilihan. Aktivitas sederhana tersebut sekaligus memberikan kesempatan bagi tubuh untuk mendapatkan suasana berbeda. Kebiasaan bergerak secara teratur pada akhirnya dapat membantu menjaga daya ingat.
2. Pastikan waktu tidur cukup
Jangan menganggap tidur hanya sebagai waktu untuk mengistirahatkan tubuh. Tidur memiliki peran penting dalam proses kerja otak, termasuk membantu pembentukan dan penguatan ingatan.
Kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk dapat mengganggu konsentrasi dan kemampuan seseorang dalam mengingat informasi. Karena itu, tidur yang cukup menjadi bagian penting dari upaya mempertahankan memori jangka panjang.
Pada umumnya, orang dewasa dianjurkan mendapatkan waktu tidur sekitar tujuh hingga sembilan jam setiap malam. Kebutuhan tersebut dapat berbeda pada setiap orang dan berubah seiring usia.

