Studi tersebut meneliti konsumsi sarden pada kelompok orang dengan kondisi pradiabetes.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta yang mengonsumsi sarden dua kali dalam seminggu mengalami perubahan positif pada sejumlah faktor yang berkaitan dengan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.
Namun, hasil tersebut tidak berarti manfaat ikan sarden dapat dianggap sebagai cara untuk mencegah atau mengobati diabetes maupun penyakit jantung.
Penelitian tersebut hanya menunjukkan adanya hubungan dan perubahan pada sejumlah indikator kesehatan. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami manfaatnya secara lebih luas.
Jangan Anggap Sarden sebagai Obat
Meski sarden disebut ikan terbaik di dunia oleh ahli gizi karena kandungan nutrisinya, makanan ini tetap bukan pengganti pengobatan medis.
Pola makan sehat membutuhkan kombinasi berbagai jenis makanan, mulai dari sayuran, buah-buahan, sumber protein, biji-bijian, hingga lemak sehat.



