2. Sterol dan Stanol Nabati
Pilihan kedua adalah sterol nabati dan stanol nabati atau yang juga dikenal sebagai fitosterol.
Senyawa tersebut secara alami ditemukan dalam jumlah kecil pada sejumlah makanan nabati, termasuk buah, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan minyak nabati.
Sejumlah produk makanan juga sengaja diperkaya dengan sterol dan stanol nabati.
Produk tersebut antara lain beberapa jenis margarin oles, yogurt, serta minuman yogurt yang dirancang untuk membantu mengendalikan kadar kolesterol.
Cara kerjanya berbeda dengan oat. Sterol dan stanol nabati membantu mengurangi penyerapan kolesterol di dalam usus sehingga lebih sedikit kolesterol yang masuk ke aliran darah.
British Heart Foundation menyebut konsumsi sekitar 1,5 hingga 3 gram sterol atau stanol nabati setiap hari dapat menurunkan kadar kolesterol sekitar 7 hingga 12 persen, dengan efek yang biasanya mulai terlihat setelah dua hingga tiga minggu.






