Salah satu mekanisme yang diduga berperan adalah peningkatan lemak tubuh akibat kurang bergerak.
Kondisi tersebut dapat memengaruhi metabolisme dan respons tubuh terhadap insulin, yang berkaitan dengan sejumlah proses biologis dalam perkembangan kanker.
Meski demikian, duduk terlalu lama bukan berarti seseorang pasti akan terkena kanker. Risiko penyakit ini dipengaruhi berbagai faktor, termasuk usia, riwayat keluarga, kebiasaan merokok, pola makan, dan kondisi kesehatan secara keseluruhan.
Mengurangi waktu duduk serta meningkatkan aktivitas fisik dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan. Namun, langkah tersebut tidak menjamin seseorang sepenuhnya terhindar dari kanker.
3. Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah Terancam
Dampak lain yang tidak kalah penting adalah meningkatnya risiko masalah kardiovaskular, yaitu gangguan yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah.
Saat duduk, tubuh umumnya membakar lebih sedikit energi dibandingkan ketika berdiri atau berjalan.


