Kelompok pertama menjalani diet keto, sedangkan kelompok kedua mengikuti pola makan tinggi karbohidrat dan rendah lemak yang menitikberatkan pada makanan nabati.
Kelompok ketiga menjalani diet Mediterania dengan komposisi karbohidrat dan lemak yang relatif lebih seimbang.
Untuk memastikan kepatuhan terhadap pola makan, seluruh peserta mendapatkan makanan yang telah disiapkan selama penelitian. Mereka juga mengikuti pertemuan rutin setiap minggu bersama ahli gizi.
Penurunan Berat Badan Hampir Sama
Setelah penelitian berlangsung sekitar lima bulan, ketiga kelompok menunjukkan penurunan berat badan yang hampir sama. Rata-rata peserta kehilangan sekitar 10 persen dari berat badan awal mereka.
Sensitivitas insulin pada sel otot juga meningkat sekitar 50 persen. Temuan ini menunjukkan bahwa penurunan berat badan menjadi salah satu faktor penting yang membantu memperbaiki resistensi insulin pada otot, terlepas dari jenis diet yang dijalani peserta.




