KITAINDONESIASATU.COM – Ribuan batang rokok serta ratusan liter minuman keras ilegal dimusnahkan oleh Bea Cukai Bekasi. Barang Milik Negara (BMN) tersebut merupakan hasil penindakan bidang Kepabeanan dan Cukai atau yang disebut Barang Kena Cukai (BKC) berupa Hasil Tembakau (HT), Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA), dan Etil Alkohol (EA).
Dalam acara pemusnahan yang dilaksanakan di halaman kantor Bea Cukai Bekasi, Desa Gandamekar, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi ada sebanyak 5.067.416 batang rokok serta ratusan liter miras ilegal.
Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi Yanti Sarmuhidayanti menyebut nilai seluruh BKC Ilegal yang dimusnahkan tersebut mencapai Rp 7.133.712.920. Selain itu, rokok dan minuman keras ini berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga Rp 3.942.044.532.
“Pemusnahan BMN tersebut dilakukan atas barang hasil penindakan Bea Cukai Bekasi bersama-sama dengan Pemerintah Kota Bekasi dalam hal ini Satuan Pamong Praja Kota dan Kabupaten Bekasi, Korem 051/Wijayakarta, Polres Kota Bekasi, dan Polres Kabupaten Bekasi dalam Operasi Bersama,” kata Yanti dalam keterangannya saat konfrensi pers di Cikarang Barat.
“Operasi Gempur Rokok Ilegal dan Operasi Penindakan rutin Bea Cukai Bekasi di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi selama tahun 2024. Ini adalah bukti terwujudnya kerja sama dan kolaborasi serta sinergi antar instansi dengan aparat penegak hukum lainnya,’’ lanjutnya.
Yanti menjelaskan bahwa pemusnahan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Persetujuan Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara Nomor S-157/MK.6/KN.4/20 tanggal 13 September 2024 hal Persetujuan Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara pada KPPBC Tipe Madya Pabean A Bekasi.
Lebih lanjut Yanti menyebut pemusnahan BMN ini dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama pemusnahan BKC Illegal dilakukan dengan cara dibakar dan dituang di halaman Kantor Bea Cukai Bekasi. Dan pahap kedua untuk seluruh BHP akan dimusnahkan dengan cara dibakar di lokasi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Bogor – Jawa Barat pada hari yang sama.
“Selain jutaan batang rokok ilegal, minuman beralkohol sebanyak 859 liter MMEA, dan 235 liter EA turut dimusnahkan,” ujarnya.
