KITAINDONESIASATU.COM – Banyak produk suplemen mengklaim mampu meningkatkan daya ingat, mempertajam konsentrasi, hingga menjaga otak tetap sehat seiring bertambahnya usia. Namun, manfaat yang ditawarkan iklan tersebut tidak selalu sejalan dengan bukti ilmiah.
Sejumlah vitamin dan nutrisi memang berperan penting dalam menjaga fungsi otak. Meski demikian, mengonsumsi suplemen tambahan tidak otomatis membuat daya ingat meningkat, terutama jika kebutuhan nutrisi tubuh sebenarnya sudah tercukupi.
Laporan Healthline menyoroti bahwa manfaat suplemen sangat bergantung pada kondisi seseorang, termasuk ada tidaknya kekurangan nutrisi.
Karena itu, memahami fungsi vitamin dan kekuatan bukti penelitiannya menjadi langkah penting sebelum memutuskan mengonsumsi produk penambah daya ingat.
1. Vitamin B12, Penting untuk Saraf dan Fungsi Kognitif
Vitamin B12 berperan dalam pembentukan sel darah merah, sintesis DNA, serta pemeliharaan sistem saraf. Kekurangan vitamin ini telah dikaitkan dengan gangguan neurologis dan masalah kognitif, termasuk kesulitan berkonsentrasi atau mengingat informasi.
Risiko kekurangan dapat meningkat pada orang lanjut usia, mereka yang memiliki gangguan penyerapan nutrisi, serta orang yang menjalani pola makan dengan sumber vitamin B12 terbatas. Penggunaan obat tertentu juga dapat memengaruhi kadar vitamin ini.

