3. Vitamin D, Berkaitan dengan Berbagai Fungsi Tubuh
Vitamin D tidak hanya berperan dalam kesehatan tulang, tetapi juga terlibat dalam sejumlah proses biologis yang diteliti hubungannya dengan sistem saraf.
Sejumlah penelitian menemukan kaitan antara kadar vitamin D dan kondisi neurologis, termasuk penyakit Alzheimer dan Parkinson. Namun, adanya hubungan tersebut tidak serta-merta membuktikan bahwa suplemen vitamin D dapat meningkatkan daya ingat atau mencegah penyakit neurodegeneratif.
Masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah memperbaiki kekurangan vitamin D memberikan manfaat langsung terhadap fungsi kognitif.
Vitamin D bisa diperoleh melalui paparan sinar matahari yang aman, makanan tertentu, serta produk pangan yang diperkaya. Suplemen dapat dipertimbangkan jika asupan tidak mencukupi atau ditemukan kekurangan berdasarkan penilaian tenaga kesehatan.
4. Omega-3, Lemak yang Mendapat Perhatian dalam Penelitian Otak
Asam lemak omega-3, khususnya DHA dan EPA, banyak diteliti karena perannya dalam fungsi sel dan kesehatan otak. Nutrisi ini juga dikaitkan dengan proses pembelajaran, memori, serta aliran darah ke otak.

