KITAINDONESIASATU.COM – Bencana gempa bumi yang mengguncang Venezuela menimbulkan dampak kemanusiaan yang sangat besar.
Hingga Minggu, 28 Juni 2026, jumlah korban meninggal dunia dilaporkan meningkat menjadi 1.430 orang.
Selain itu, ribuan warga mengalami luka-luka dan kehilangan tempat tinggal akibat kerusakan parah yang ditimbulkan oleh dua gempa berkekuatan besar yang melanda negara tersebut.
Pemerintah Venezuela terus mengerahkan berbagai sumber daya untuk mempercepat proses evakuasi dan penyelamatan korban yang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan.
Ribuan personel gabungan diterjunkan ke sejumlah wilayah terdampak guna membantu proses pencarian, memberikan layanan kesehatan, serta mendistribusikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Gempa Susulan dan Bantuan Internasional Warnai Penanganan Bencana
Berdasarkan data otoritas setempat, lebih dari 3.200 orang mengalami luka-luka, sementara ribuan keluarga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Operasi tanggap darurat melibatkan lebih dari 30.000 personel yang terdiri dari unsur militer, kepolisian, tenaga medis, paramedis, hingga psikolog untuk memberikan pendampingan kepada para penyintas.
Dua gempa utama yang terjadi di Negara Bagian Yaracuy memiliki kekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 dengan selang waktu kurang dari satu menit.
Setelah gempa utama, ratusan gempa susulan masih terus terjadi sehingga meningkatkan kekhawatiran masyarakat terhadap potensi kerusakan lanjutan.




