Internasional

Ketegangan Timur Tengah Memanas, Iran Klaim Serang Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain

×

Ketegangan Timur Tengah Memanas, Iran Klaim Serang Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain

Sebarkan artikel ini
AS-Iran
Bendera AS dan Iran (Tasnim)

KITAINDONESIASATU.COMSituasi keamanan di Timur Tengah kembali memanas setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC mengklaim telah melancarkan serangan rudal dan drone terhadap delapan fasilitas militer Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain pada Minggu dini hari, 28 Juni 2026.

Operasi tersebut disebut sebagai respons atas serangan militer Amerika Serikat yang sebelumnya menghantam sejumlah posisi strategis Iran hanya beberapa jam sebelumnya.

Menurut pernyataan IRGC, operasi gabungan yang melibatkan unit angkatan laut dan pasukan dirgantara itu menargetkan sejumlah pangkalan militer penting milik Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Di antara sasaran yang diklaim terkena serangan adalah Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait serta markas Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat di Bahrain. Klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Lima Negara Arab Kecam Serangan Iran

Sebelum pernyataan resmi IRGC dirilis, pemerintah Kuwait mengumumkan sistem pertahanan udaranya diaktifkan untuk menghadapi ancaman rudal dan drone.

Bahrain juga membunyikan sirene peringatan dan meminta masyarakat segera berlindung di lokasi yang aman.

Di saat bersamaan, militer Amerika Serikat melalui Komando Pusat atau CENTCOM menyatakan telah melancarkan serangan presisi terhadap sejumlah fasilitas militer, sistem komunikasi, pertahanan udara, dan infrastruktur drone di wilayah Iran sebagai balasan atas tindakan Teheran terhadap pelayaran komersial di Selat Hormuz.

Perkembangan tersebut memicu kecaman dari lima negara Arab, yakni Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Yordania, Kuwait, dan Qatar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *