KITAINDONESIASATU.COM – Ngeri, jumlah korban jiwa akibat gelombang panas di Inggris terus meningkat, dibuktikan dengan bertambahnya korban meninggal menjadi setidaknya lima orang.
Kasus terbaru tercatat di wilayah Hampshire, Essex, dan Shropshire, di mana para korban dilaporkan tenggelam saat mencoba mendinginkan diri di perairan terbuka.
Peristiwa ini terjadi meski pihak berwenang telah berulang kali mengingatkan warga agar tidak berenang di sungai maupun danau saat cuaca panas.
Sebelumnya, gelombang panas pada bulan Mei juga menelan sedikitnya 15 nyawa, dan sebagian besar penyebabnya adalah kecelakaan tenggelam.
Meskipun gelombang panas terparah musim panas ini diperkirakan segera berakhir, Met Office masih memperpanjang peringatan panas tingkat oranye untuk wilayah tenggara Inggris hingga pukul 09.00 waktu setempat hari Minggu. Kondisi panas dan lembap masih terasa pada malam terakhir periode tersebut.
Suhu diprediksi mulai menurun secara bertahap mulai hari ini dan akan kembali ke kisaran normal dalam waktu satu minggu ke depan.
Dampak gelombang panas di Inggris terasa sangat luas, bahkan membebani sistem layanan darurat.

