KITAINDONESIASATU.COM – Jalan kaki setiap hari dikenal sebagai salah satu aktivitas fisik yang mudah dilakukan dan memiliki banyak manfaat.
Kebiasaan ini dapat membantu memperlancar sirkulasi darah, menjaga berat badan, membuat pikiran lebih rileks, serta menurunkan risiko sejumlah penyakit kronis.
Namun, rutin jalan kaki setiap hari tidak otomatis membuat kondisi fisik menjadi lebih bugar. Cara berjalan, intensitas, variasi latihan, hingga aktivitas fisik pendamping turut menentukan manfaat yang diperoleh tubuh.
Pakar kebugaran asal India, Sumit Dubey, menjelaskan bahwa aktivitas berjalan perlu dilakukan dengan teknik dan intensitas yang tepat. Menurutnya, berjalan kaki sebaiknya tidak menjadi satu-satunya bentuk latihan jika ingin mendapatkan kebugaran tubuh secara menyeluruh.
1. Berjalan dengan Intensitas Terlalu Rendah
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan ketika jalan kaki setiap hari adalah mempertahankan kecepatan yang terlalu santai. Berjalan perlahan tetap memberikan manfaat, tetapi rangsangan terhadap sistem kardiovaskular bisa lebih terbatas.
Dubey menyarankan meningkatkan kecepatan hingga berada pada tingkat ketika seseorang masih dapat berbicara, tetapi sudah kesulitan untuk bernyanyi. Intensitas tersebut membuat jantung dan paru-paru bekerja lebih aktif.




