Makanan tinggi gula tambahan, daging olahan, makanan yang sangat tinggi garam, dan gorengan yang dikonsumsi berlebihan sebaiknya dibatasi.
Metode memasak juga perlu diperhatikan karena pemanasan berulang atau suhu sangat tinggi dapat memengaruhi kualitas nutrisi makanan.
Sebagai alternatif, makanan dapat diolah dengan cara dikukus, direbus, atau dimasak menggunakan panas yang tidak berlebihan.
Pada akhirnya, makanan antiinflamasi paling baik ditempatkan sebagai bagian dari pola makan seimbang, bukan sebagai pengganti pengobatan.
Dengan memperbanyak buah, sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, sumber lemak tak jenuh, dan rempah, pola makanan sehat dapat membantu menyediakan berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh sekaligus mendukung upaya menjaga kesehatan dalam jangka panjang.***




