Hukum

Rena Da Frina Klarifikasi Isu Pemanggilan Terkait Proyek Jembatan Otista

×

Rena Da Frina Klarifikasi Isu Pemanggilan Terkait Proyek Jembatan Otista

Sebarkan artikel ini
Rena Da Frina
Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM -Isu pemanggilan Calon Wali Kota Bogor, Rena Da Frina, oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat terkait proyek Jembatan Otista yang menelan dana hampir Rp50 miliar, kini menjadi sorotan publik.

Proyek tersebut didanai oleh bantuan provinsi dan saat ini sedang dalam penyelidikan dugaan adanya penyimpangan, termasuk indikasi korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Rena Da Frina, yang namanya disebut-sebut dalam isu tersebut, menanggapi langsung kabar yang beredar melalui pernyataannya pada Selasa 24 September 2024.

“Saya sudah mengetahui informasi tentang saya dipanggil atau diperiksa oleh Kajati Jabar dari media. Namun, sampai hari ini saya tidak mendapat panggilan atau pemeriksaan dari kejati. Jadi, informasi dari mana,” tutur Rena, Selasa 24 September 2024.

Sementara, informasi yang diperoleh. Memang ada pemanggilan pejabat di Kota Bogor, terkait dengan pembangunan Jembatan Otista.

Melalui surat Nomor : B-77/M.2.5.1/Fd.1/09/2024 Bandung, 20 September 2024.

Tertulis perihal Kejati Jabar meminta bantuan Kejari Bogor, untuk memanggil sejumlah pihak, sehubungan dengan penyelidikan dugaan penyimpangan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme).

Kemudian, pemanggilan itu juga dikarenakan adanya dugaan cacat kontruksi pada pekerjaan Penggantian Jembatan Kota Bogor (BKK Jabar), Tahun Anggaran 2023 yang menggunakan Dana APBD (Banprov).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *