KITAINDONESIASATU.COM – Aksi pembegalan yang dilakukan seorang wanita NTT bernama Maria Livia (23) warga Ende Tengah di Kota Surabaya ternyata untuk liburan dan cari kerja di Australia.
Seperti kita ketahui Maria Livia membegal seorang pengemudi taksi online Pudjiono (49) warga Keputran Panjungan, Kota Surabaya dengan cara memesan taksi.
Aksi begal dilakukan Maria sendirian dengan menusuk bagian leher pengemudi online saat melintas di Jl Graha Gunung Anyar Tambak, Kota Surabaya, Selasa (1/10/2024) pukul 09:00 WIB.
Akibat tusukan pisau di bagian leher Pudjiono mengalami luka-luka parah pada bagian leher dan wajah korban, hingga harus dirawat intensif di RSU Dr Soetomo Surabaya.
Menurut, Kapolsek Gunung Anyar Iptu Sumianto Harsya Fahroni mengatakan, dari peristiwa itu yang mengejutkan ternyata pelaku hendak menguasai kendaraan korban, yang kemudian akan dijual Rp50 juta.
Uang Rp50 juta itu menurut petugas uangnya akan digunakan untuk liburan ke Australia sekaligus untuk mencari kerja di sana.
Bahkan pelaku sebenarnya merupakan salah satu lulusan perguruan tinggi swasta di Surabaya tahun 2022 yang sedang menganggur.
Saat ini pelaku yang sudah ditetapkan tersangka sedang menganggur dan tidak bekerja namun tinggal di apartemen Amor Pakuwon City.
Tersangka juga mengaku baru sekali melakukan tindakan kriminal seperti itu, meski sempat mengaku ada komplotan.
Namun setelah diterulusuri dari ungkapannya itu petugas tidak menemukan bukti, namun itu hanya alibi, sebagai pelaku tunggal.
Seperti diberitakan pelaku memesan taksi online ke Gunung Anyar, korban kemudian datang membawan mobil Sigra L 1867 CAS.
Pelaku kemudian masuk ke dalam mobil duduk di bangku belakang, dalam perjalanan sampai dikawasan Graha Gunung Anyar Tambak pelaku menusuk leher korban.
Pelaku mengambil pisau dari tas kemudian menusuk bagian leher korban, yang kemudian diturunkan.
Pelaku kemudian membawa lari mobil, namun gugup setelah dikejar warga dan masuk ke perumahan Royal Park, Gunung Anyar Mas.
Singkat cerita pelaku gugup kemudian mobil menabrak mobil lain hingga rusak parah dan tidak bisa bergerak.
Pelaku berhasil ditangkap warga dan kemudian diamankan petugas sekuriti hingga akhirnya di laporkan ke Polsek Gunung Anyar Surabaya. **
