KITAINDONESIASATU.COM– Diet ketogenik atau keto selama ini dikenal sebagai pola makan yang mengutamakan lemak dan membatasi karbohidrat secara ketat.
Pola tersebut banyak digunakan untuk menurunkan berat badan dan memengaruhi metabolisme tubuh.
Namun, penelitian dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang diterbitkan di jurnal Nature menunjukkan bahwa dampak diet keto terhadap kanker tidak selalu sama pada setiap bagian sistem pencernaan.
Dalam penelitian tersebut, diet keto dikaitkan dengan peningkatan pembentukan tumor pada usus kecil.
Menariknya, pola makan yang sama justru menunjukkan efek berbeda pada usus besar, karena dapat mengurangi pembentukan tumor pada bagian tersebut.
Temuan itu menunjukkan bahwa manfaat maupun risiko suatu pola makan tidak bisa begitu saja digeneralisasi untuk seluruh organ pencernaan.
Omar Yilmaz, direktur MIT Stem Cell Initiative sekaligus peneliti utama studi, menekankan bahwa respons jaringan terhadap pola makan dapat berbeda meskipun masih berada dalam sistem pencernaan yang sama.




