Hasilnya mengarah pada proses oksidasi asam lemak, bukan badan keton itu sendiri.
Dalam proses tersebut, sel-sel usus menggunakan lemak untuk menghasilkan energi. Aktivitas ini kemudian mengaktifkan protein yang disebut PPAR, yang dapat mendorong peningkatan pembelahan sel induk di dalam usus.
Sel Induk Bisa Membantu Memperbaiki Usus
Peningkatan aktivitas sel induk sebenarnya tidak selalu buruk.
Sel-sel tersebut memiliki peran penting dalam membantu memperbaiki lapisan usus ketika mengalami kerusakan akibat cedera atau penyakit.
Namun, aktivitas pembelahan sel yang lebih tinggi juga dapat menciptakan lebih banyak peluang terjadinya perubahan genetik atau mutasi.
Dalam kondisi tertentu, perubahan tersebut dapat berkontribusi terhadap proses terbentuknya tumor.




