Inilah yang membuat hubungan antara diet keto dan kanker menjadi lebih kompleks. Satu mekanisme yang bermanfaat untuk proses perbaikan jaringan pada kondisi tertentu berpotensi memiliki konsekuensi berbeda ketika sel berada dalam lingkungan yang rentan terhadap pembentukan kanker.
Efeknya Berbeda antara Usus Kecil dan Usus Besar
Salah satu hal paling menarik dari penelitian ini adalah adanya perbedaan respons antara dua bagian saluran pencernaan.
Di usus kecil, diet keto mendorong kondisi yang berkaitan dengan peningkatan pertumbuhan tumor dalam model penelitian tersebut. Sementara itu, di usus besar, diet yang sama justru membantu mengurangi pembentukan tumor.
Fangtao Chi, salah satu peneliti dalam studi tersebut, menyebut perbedaan ini sebagai pertanyaan penting yang perlu diteliti lebih lanjut.
Para peneliti ingin mengetahui mengapa pola makan yang sama dapat menghasilkan efek yang berlawanan pada dua organ yang letaknya berdekatan.
Belum Bisa Disamakan dengan Efek Diet Keto pada Manusia
Temuan penelitian ini perlu dibaca dengan hati-hati karena eksperimen dilakukan pada tikus yang dibuat memiliki kerentanan genetik terhadap kanker usus.




