Sosok

Chef Juna, Oleh-Oleh Kuliner dari AS untuk Indonesia

×

Chef Juna, Oleh-Oleh Kuliner dari AS untuk Indonesia

Sebarkan artikel ini
chef juna
Ini sedikit perjalanan Chef Juna, yang baru saja diangkat sebagai Komisari Independen di PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY). (Ist)

Ibunya tak mampu membiayai pendidikan Juna di Amerika. Demi bertahan. ia bekerja serabutan dan menjadi imigran gelap dikarenakan visa pelajarnya sudah kadaluarsa.

Beruntung ia mendapat pekerjaan sebagai pelayan di sebuah restoran tradisional Jepang bernama Miyako. 

Gaji pertama yang diterima sebesar 1000 Dollar AS per bulan. Kemudian master susyi di tempatnya bekerja berbaik hati mengajari sebagai juru masak profesional.

Berkat keuletannya, posisi semula hanya di tim juru masak, kemudian menjadi chef karena master susyi yang pernah melatihnya pindah ke restoran lain, pada 2002.

Pemilik restoran pun mempromosikan Juna untuk mendapatkan kartu hijau ijin tinggal di Amerika Serikata.

Pada 2003, ia berhenti dan pindah kerja ke restoran susyi di Houston yaitu Uptown Sushi sebagai chef eksekutif.

Gaji yang didapatkan cukup lumayan, mencapai 4.000 dolar AS per bulan. Tak hanya mendalami masakan Jepang, pada 2004 Juna akhirnya memutuskan untuk bergabung ke restoran Perancis bernama The French Laundry.

Di restoran ini ia hanya mendapat penghasilan setengah dari tempat kerja terdahulu. Untuk mengimbangi pengeluaran, Juna bekerja di beberapa restoran, 40 jam di restoran Perancis dan 40 jam lagi di restoran lain.

Saat menetap di Amerika Serikat, Juna menikah dengan perempuan be di sana, pada 2007,yang berprofesi sebagai dokter anestesi di rumah sakit MD Anderson. 

Dalam pernikahan, Juna dan istri menunda untuk memiliki anak karena kesibukan kerja. Pernikahannya hanya bertahan dua tahun, kemudian mereka bercerai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *