News

Wamenag Romo syafi’i: Kemenag Siapkan Kurikulum Pencegahan LGBT di Semua Agama

×

Wamenag Romo syafi’i: Kemenag Siapkan Kurikulum Pencegahan LGBT di Semua Agama

Sebarkan artikel ini
Wamenag, Romo Muhammad Syafi'i
Wamenag, Romo Muhammad Syafi'i. (Dok. Kemenag)

Romo Syafi’i mengungkapkan, penyusunan insersi kurikulum oleh Kemenag hampir selesai. Materi tersebut direncanakan diterapkan di seluruh lingkungan pendidikan, tidak hanya lembaga pendidikan Islam, tetapi juga Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

“Kementerian Agama sudah hampir selesai menyusun insersi kurikulum untuk mencegah penyebaran budaya menyimpang di semua lingkungan pendidikan, baik Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, maupun Konghucu,” ungkapnya.

Terkait individu dengan orientasi seksual tertentu, Wamenag menyatakan bahwa pemerintah tidak bermaksud membenci mereka. Ia menyampaikan pandangan bahwa penanganan perlu dilakukan melalui pendampingan dan rehabilitasi secara humanis.

“Apakah presiden membenci orang yang mengidap orientasi seksual menyimpang? Tidak. Itu harus diobati dan direhabilitasi agar mereka kembali kepada fitrahnya,” tegas Romo Syafi’i.

Selain menyiapkan materi edukasi yang akan disampaikan para penyuluh agama lintas iman, Kemenag juga tengah menyusun naskah akademik serta menyiapkan payung hukum tambahan. Langkah tersebut, menurut Wamenag, ditujukan untuk mengatur tindakan pihak-pihak yang dinilai menjadi sponsor penyebaran budaya tersebut.

Ia mengajak ulama, pengasuh pondok pesantren, dan tenaga pendidik untuk bersinergi dengan pemerintah dalam membina generasi muda. Penguatan pendidikan dinilai harus mencakup aspek intelektual, kesehatan fisik, mental, serta pembentukan karakter.

Melalui program pencegahan dan penguatan ekosistem pendidikan tersebut, pemerintah berharap dapat mencetak sumber daya manusia unggul untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *