Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikasi bahwa kebutuhan masyarakat terhadap benih ikan berkualitas masih tinggi.
“Dan saya apresiasi kepada Pak Kepala UPTD dan Ibu Kadis Perikanan dan Peternakan, di mana omsetnya tahun ini melonjak tinggi. Artinya kebutuhan masyarakat akan benih ikan juga tinggi dan kepada masyarakat mari kita biasakan untuk mengolah makanan yang berasal dari produk ikan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Diskannak Kabupaten Garut, Dyah Savitri, mengatakan kegiatan Gemarikan dan peluncuran Pesona bertujuan memperluas pemahaman masyarakat mengenai manfaat mengonsumsi ikan sekaligus meningkatkan kualitas serta daya saing produk perikanan daerah.
Program tersebut juga diarahkan untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kelompok pengolah ikan, serta pembudidaya lokal agar mampu mengembangkan produk yang lebih inovatif.
Dyah berharap edukasi sejak usia sekolah dapat membentuk kebiasaan makan ikan sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
“Secara lebih terinci, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat, kemudian para siswa-siswi mempunyai pengetahuan bahwa makan ikan itu sehat, makan ikan itu membuat kita menjadi kuat dan akhirnya bisa menjadi generasi yang cerdas,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 150 siswa mengikuti edukasi mengenai perikanan dan mendapatkan makanan tambahan dengan komposisi gizi seimbang berdasarkan prinsip “Isi Piringku”.




