Pada akhirnya, penelitian ini menegaskan bahwa istilah ultra-olahan tidak cukup untuk menjelaskan seluruh hubungan antara makanan dan kanker kolorektal. Jenis pangan dan kandungan nutrisinya juga perlu dipertimbangkan.
Pola makan seimbang tetap menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan. Untuk mengurangi risiko kanker kolorektal, masyarakat juga perlu memperhatikan faktor lain, termasuk aktivitas fisik, kebiasaan merokok, riwayat keluarga, serta pemeriksaan skrining sesuai usia dan tingkat risiko.***





