Ketua Apindo Shinta Kamdani mengatakan pelemahan rupiah meningkatkan biaya produksi dan pembiayaan, terutama bagi industri yang masih bergantung pada bahan baku impor seperti tekstil, elektronik, petrokimia, hingga otomotif.
Bank Indonesia sendiri menegaskan akan terus menjaga stabilitas rupiah melalui langkah kebijakan yang konsisten dan terukur.(*)
