KITAINDONESIASATU.COM – Sejumlah kajian ilmiah menyebutkan adanya keterkaitan antara kebiasaan mengonsumsi makanan pedas dengan usia harapan hidup yang lebih baik, sebagaimana pertama kali terungkap dalam penelitian yang dirilis pada tahun 2017.
Hasil penelitian yang dilakukan oleh Larner College of Medicine di Universitas Vermont tersebut menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi cabai merah memiliki risiko kematian secara keseluruhan yang lebih rendah sebesar 13 persen dibandingkan mereka yang sama sekali tidak menyukai rasa pedas.
Temuan itu menjadi dasar pembahasan mengenai hubungan makanan pedas dan umur panjang yang terus dikaji hingga saat ini.
Analisis data
Penelitian yang dimuat dalam jurnal PLOS ONE itu dilakukan dengan menganalisis data yang bersumber dari Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional tahap ketiga, yang melibatkan sebanyak 16.179 orang dewasa.
Data yang digunakan dikumpulkan dalam rentang waktu 1988 hingga 1994, dengan peserta penelitian yang memiliki usia rata-rata 18,9 tahun.
Melalui proses pemantauan yang berlangsung setara dengan 273.877 orang-tahun, para peneliti mencatat bahwa angka kematian secara keseluruhan pada kelompok yang mengonsumsi cabai merah pedas tercatat sebesar 21,6 persen.

