Namun demikian, penelitian ini tidak menemukan keterkaitan yang jelas dan signifikan antara kebiasaan makan pedas dengan risiko terjadinya serangan stroke.
Secara umum, hasil kajian ini menyimpulkan bahwa makanan pedas kemungkinan memiliki manfaat tersendiri bagi kesehatan tubuh, terutama dalam menjaga fungsi dan kondisi jantung.
Akan tetapi, dampak yang ditimbulkan belum dapat dipastikan secara menyeluruh dan masih membutuhkan penelitian tambahan.
Perlu diperhatikan juga bahwa penelitian ini bersifat pengamatan, sehingga belum dapat menjelaskan hubungan sebab akibat secara pasti.
Ada kemungkinan bahwa orang yang gemar mengonsumsi cabai juga cenderung menjalani pola hidup yang lebih sehat secara keseluruhan, yang turut berperan dalam memelihara kondisi tubuhnya.
Temuan ini menambah wawasan baru mengenai pengaruh kebiasaan makan pedas terhadap kondisi tubuh yang perlu dipahami secara komprehensif.***

