LifestyleKesehatan

Makanan Pedas Dikaitkan dengan Usia Lebih Panjang, Berbagai Penelitian Ungkap Faktanya

×

Makanan Pedas Dikaitkan dengan Usia Lebih Panjang, Berbagai Penelitian Ungkap Faktanya

Sebarkan artikel ini
Cabai segar
Cabai segar untuk makanan pedas (Freepik/KamranAydinov)

“Kami cukup terkejut menemukan bahwa dalam sejumlah penelitian yang telah dipublikasikan sebelumnya, kebiasaan mengonsumsi cabai secara rutin ternyata berkaitan dengan penurunan risiko kematian secara keseluruhan, baik yang disebabkan oleh gangguan jantung maupun penyakit kanker,” ujar Bo Xu, penulis utama kajian yang juga bekerja sebagai dokter spesialis jantung di Klinik Cleveland.

Meski demikian, Xu menegaskan bahwa hasil analisis ini belum dapat membuktikan adanya hubungan penyebab akibat yang pasti antara konsumsi cabai dengan usia panjang, sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut untuk memastikan hal tersebut.

Kajian ini menjadi salah satu bukti penting dalam rangkaian penelitian tentang konsumsi cabai yang terus berkembang.

Tidak berhenti di situ, pada tahun 2024, jurnal kedokteran Chinese Medical Journal juga merilis hasil penelitian yang membahas keterkaitan antara makanan pedas dan usia harapan hidup.

Para peneliti mengamati pola hidup dan kondisi kesehatan sebanyak 486.000 orang dewasa di Tiongkok selama kurun waktu sekitar 12 tahun.

Satu kali seminggu

Hasil pengamatan menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi makanan pedas setidaknya satu kali dalam seminggu memiliki risiko terkena gangguan jantung dan pembuluh darah yang sedikit lebih rendah dibandingkan kelompok lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *