KITAINDONESIASATU.COM – Memasuki bulan Dzulhijjah, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan salih, salah satunya adalah melaksanakan puasa sunah pada sembilan hari pertama. Setiap hari di awal bulan mulia ini menyimpan keutamaan dan keistimewaan yang sangat besar, tidak terkecuali pada hari kedua.
Berdasarkan khazanah keislaman, hari kedua Dzulhijjah memiliki benang merah sejarah yang sangat luar biasa dengan dikabulkannya doa Nabi Dzulkifli AS. Pada hari tersebut, Allah SWT mengampuni dan mengabulkan segala hajat hamba-Nya yang memohon dengan tulus.
Oleh karena itu, melaksanakan ibadah puasa pada hari kedua ini dipercaya menjadi wasilah atau perantara agar doa-doa kita segera diijabah oleh Allah SWT.
Selain mendapatkan pahala puasa yang berlipat ganda, momentum ini juga menjadi sarana penghapus dosa dan peningkat derajat di sisi-Nya. Rasulullah SAW menegaskan bahwa tidak ada hari-hari di mana amal salih lebih dicintai Allah daripada sepuluh hari pertama Dzulhijjah.
Dengan berpuasa di hari kedua, umat Muslim diharapkan dapat membersihkan jiwa, meningkatkan ketakwaan, serta mendapatkan keberkahan hidup dunia dan akhirat.(*)


