KITAINDONESIASATU.COM – Ubi jalar Jepang dan kentang biasa sama-sama populer sebagai sumber karbohidrat. Keduanya bisa diolah dengan cara dipanggang, direbus, atau dikukus.
Namun, di balik bentuknya yang mirip, kedua jenis umbi ini memiliki perbedaan dalam kandungan serat, antioksidan, mineral, hingga karakteristik rasanya.
Laporan Verywell Health membahas perbandingan keduanya, termasuk potensi manfaat ubi jalar Jepang untuk membantu menjaga kestabilan gula darah. Meski demikian, manfaat kesehatan tetap dipengaruhi porsi, cara pengolahan, dan pola makan secara keseluruhan.
Lantas, apa saja keunggulan ubi jalar Jepang dibandingkan kentang biasa?
1. Kandungan Serat Ubi Jalar Jepang Lebih Tinggi
Salah satu perbedaan yang disoroti adalah kandungan serat. Dalam perbandingan yang dimuat Verywell Health, setiap 100 gram ubi jalar Jepang mengandung sekitar 3,3 gram serat, sedangkan kentang biasa sekitar 2,1 gram.
Serat berperan penting dalam menjaga fungsi pencernaan dan membantu mempertahankan rasa kenyang setelah makan. Asupan serat yang cukup juga mendukung pola makan sehat.




