KesehatanLifestyle

Rajin Jalan Kaki tapi Gula Darah Tetap Tinggi? Dokter Ungkap Faktor yang Sering Terlewat

×

Rajin Jalan Kaki tapi Gula Darah Tetap Tinggi? Dokter Ungkap Faktor yang Sering Terlewat

Sebarkan artikel ini
latihan kekuatan
Ilustrasi latihan kekuatan (Pexels/Andres Ayrton)

Dr. Singh menjelaskan bahwa ketika otot bekerja lebih aktif, kebutuhan energinya meningkat. Aktivitas seperti mengangkat, mendorong, menarik, atau melakukan latihan menggunakan beban dapat meningkatkan kebutuhan glukosa di dalam otot.

“Latihan kekuatan menciptakan kebutuhan glukosa di otot. Saat mengangkat, mendorong, menarik, atau melakukan latihan dengan beban, otot meningkatkan kebutuhan energinya dan mungkin menjadi lebih sensitif terhadap insulin,” jelas Dr. Singh.

Karena itu, cara menjaga gula darah tetap stabil tidak hanya berkaitan dengan mengurangi makanan atau minuman manis. Aktivitas fisik yang melibatkan otot juga dapat menjadi bagian dari strategi pengelolaan diabetes.

Usia Membuat Menjaga Otot Semakin Penting

Massa dan kekuatan otot cenderung menjadi semakin penting seiring bertambahnya usia. Sebaliknya, kurang bergerak dalam waktu lama dapat berkontribusi terhadap berkurangnya massa otot dan perubahan metabolisme.

Kondisi tersebut menjadi alasan mengapa aktivitas yang bertujuan mempertahankan atau meningkatkan kekuatan otot perlu diperhatikan, terutama pada orang dewasa yang ingin menjaga kesehatan metabolik.

Namun, latihan kekuatan bukan berarti seseorang harus meninggalkan jalan kaki. Keduanya memiliki karakteristik aktivitas yang berbeda dan dapat menjadi bagian dari pola aktivitas fisik secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *