KesehatanLifestyle

Minum 3-4 Cangkir Kopi Sehari Disebut Berkaitan dengan Penuaan Lebih Lambat, Ini Penjelasannya

×

Minum 3-4 Cangkir Kopi Sehari Disebut Berkaitan dengan Penuaan Lebih Lambat, Ini Penjelasannya

Sebarkan artikel ini
Kopi dan gula darah
Minum kopi setiap pagi bisa memengaruhi gula darah. (Magnific)

Namun, panjang telomer bukan satu-satunya faktor yang menentukan kesehatan maupun harapan hidup. Hasil pengukuran telomer tidak dapat digunakan sendirian untuk memprediksi usia seseorang.

Penelitian Mengamati Kebiasaan Minum Kopi dan Panjang Telomer

Dalam penelitian yang dikutip pada laporan tersebut, peneliti mengumpulkan data dari 436 orang berusia 18 hingga 65 tahun. Para peserta melaporkan kebiasaan minum kopi, mulai dari tidak mengonsumsinya hingga sekitar lima cangkir sehari.

Untuk mengukur panjang telomer, peneliti mengambil sampel darah dari setiap peserta. DNA kemudian diekstraksi dan dianalisis di laboratorium untuk mengetahui panjang telomer yang terdapat pada sel.

Hasilnya menunjukkan bahwa peserta yang minum tiga hingga empat cangkir kopi sehari memiliki telomer lebih panjang dibandingkan kelompok yang tidak minum kopi. Namun, hubungan tersebut tidak lagi terlihat dengan pola yang sama ketika konsumsi mencapai lima cangkir sehari.

Temuan ini mengindikasikan adanya hubungan antara jumlah kopi yang dikonsumsi dan salah satu penanda penuaan biologis. Meski begitu, penelitian tersebut tidak membuktikan bahwa kopi secara langsung memperlambat penuaan atau membuat seseorang hidup lima tahun lebih lama.

Jumlah peserta yang relatif terbatas dan sifat penelitian yang mengamati hubungan antarvariabel juga menjadi alasan mengapa hasilnya perlu ditafsirkan secara hati-hati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *