Jumlah konsumsi juga perlu diperhatikan. Salah satu saran yang diberikan adalah membatasi kopi hingga maksimal sekitar empat cangkir per hari, dengan tetap memperhitungkan total asupan kafein dari sumber lainnya.
Menambahkan terlalu banyak gula juga sebaiknya dihindari. Kopi dengan kandungan gula tinggi dapat meningkatkan asupan kalori dan gula tambahan sehingga manfaat kopi bisa berkurang.
Selain itu, hindari minum kopi terlalu sore atau malam. Membatasi konsumsi kopi setelah pukul 14.00 dapat membantu mengurangi kemungkinan kafein mengganggu kualitas tidur, terutama bagi orang yang sensitif terhadap kafein.
Untuk pilihan jenis kopi, kopi dengan tingkat sangrai lebih ringan disebut dapat mempertahankan lebih banyak antioksidan. Namun, pilihan kopi tetap dapat disesuaikan dengan selera dan toleransi tubuh masing-masing.
Pada akhirnya, minum kopi setelah bangun tidur tidak selalu memberikan dampak yang sama pada setiap orang. Jika tubuh terasa nyaman dan tidak muncul keluhan, konsumsi dalam jumlah wajar umumnya dapat menjadi bagian dari pola makan sehari-hari.
Namun, bagi orang dengan tekanan darah tinggi, gangguan gula darah, atau sensitivitas terhadap kafein, waktu dan jumlah konsumsi kopi sebaiknya lebih diperhatikan.***





