Mekanisme tersebut menjadi salah satu alasan serat larut banyak diperhatikan dalam pengelolaan kolesterol jahat.
Menurut Dr. Lebowitz, tambahan sekitar 5 gram serat larut per hari berpotensi membantu menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat.
Namun, efeknya dapat berbeda pada setiap orang dan tetap perlu dibarengi dengan pola hidup sehat secara menyeluruh.
Sarapan juga sebaiknya tidak hanya mengandalkan sumber serat. Ahli kardiologi intervensi Dr. Kevin Kheder menyarankan kombinasi buah, kacang-kacangan, dan sumber protein seperti yogurt tawar agar rasa kenyang bertahan lebih lama.
Dengan rasa kenyang yang lebih baik, keinginan untuk mengonsumsi camilan secara berlebihan sepanjang hari juga dapat lebih mudah dikendalikan.
3. Jalan Cepat Selama 20 Menit
Kebiasaan ketiga yang bisa dilakukan setelah bangun tidur adalah bergerak aktif. Tidak perlu langsung melakukan olahraga berat. Jalan cepat selama sekitar 20 menit sudah dapat menjadi pilihan aktivitas fisik dengan intensitas sedang.



