Dengan kata lain, jalan kaki untuk membantu mengendalikan asma berpotensi menjadi alternatif aktivitas fisik yang lebih sederhana bagi sebagian penderita, tanpa harus selalu mengikuti latihan menggunakan peralatan olahraga.
Para peneliti menilai peningkatan aktivitas fisik secara bertahap melalui penambahan jumlah langkah harian dapat membantu penderita mengelola kondisi pernapasan mereka.
Aktivitas Fisik Juga Berkaitan dengan Kondisi Mental
Manfaat jalan kaki dalam penelitian tersebut tidak hanya dikaitkan dengan gejala pernapasan.
Aktivitas fisik juga dapat membantu mengurangi kecemasan dan depresi, dua kondisi yang dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengelola penyakit kronis.
Bagi penderita asma, kondisi psikologis yang kurang baik dapat membuat pengelolaan penyakit menjadi semakin sulit.




