Studi Libatkan 52 Penderita Asma
Penelitian tersebut dilakukan oleh tim ilmuwan dari University of São Paulo, Brasil. Sebanyak 52 orang berusia 18 hingga 65 tahun dengan asma yang belum terkontrol ikut menjadi peserta penelitian.
Seluruh peserta diketahui memiliki tingkat aktivitas fisik yang rendah dan tidak merokok.
Mereka kemudian dibagi secara acak ke dalam dua kelompok untuk menjalani intervensi selama dua bulan.
Kelompok pertama mengikuti latihan aerobik selama 45 menit menggunakan treadmill sebanyak dua kali dalam sepekan.
Sementara itu, kelompok kedua menggunakan pendekatan yang lebih sederhana, yakni meningkatkan jalan kaki dan mencatat jumlah langkah harian menggunakan jam tangan pintar.




