Bagi banyak orang dewasa yang sulit memenuhi target 75–150 menit olahraga per minggu, pendekatan ini jadi solusi realistis.
“Naik tangga adalah cara praktis yang sering diabaikan untuk memasukkan aktivitas fisik ke keseharian,” ujar Vassilios Vassiliou, peneliti utama studi tersebut.
Ia menilai kebiasaan ini mudah diterapkan secara luas karena tidak butuh peralatan atau waktu khusus.
Pendapat senada disampaikan ahli kardiologi Paul Drury.
Menurutnya, gerakan singkat satu hingga dua menit yang diulang beberapa kali sepanjang hari bisa memberikan manfaat kumulatif.
Dalam jangka panjang, pola ini berpotensi menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian.
Studi juga menyoroti variasi intensitas. Menaiki tangga dengan kecepatan tinggi—misalnya 30 detik secepat mungkin, istirahat dua menit, diulang enam kali—diketahui efektif sebagai bentuk latihan.



