KesehatanLifestyle

8 Makanan yang Baik untuk Otak, Dikaitkan dengan Penurunan Risiko Alzheimer

×

8 Makanan yang Baik untuk Otak, Dikaitkan dengan Penurunan Risiko Alzheimer

Sebarkan artikel ini
Makanan untuk otak
Makanan untuk otak ((University of California))

7. Kacang-kacangan jenis polong

Lentil, buncis, dan kacang merah mengandung serat, protein nabati, serta sejumlah mineral. Bahan makanan ini dapat menjadi alternatif protein yang membantu mengurangi ketergantungan pada daging merah.

8. Daging unggas tanpa lemak

Ayam dan kalkun tanpa kulit dapat menyediakan protein tanpa terlalu banyak lemak jenuh, terutama jika diolah dengan cara direbus, dipanggang, atau dikukus dibandingkan digoreng.

Makanan yang Perlu Dibatasi

Selain memperbanyak makanan bernutrisi, memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi terlalu sering juga penting. Dalam pola makan MIND, beberapa kelompok makanan dianjurkan untuk dibatasi.

  • Daging merah dan daging berlemak, seperti daging sapi, babi, dan domba, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar.
  • Mentega dan lemak padat, yang dapat mengandung banyak lemak jenuh.
  • Keju, terutama jika konsumsinya berlebihan sebagai sumber lemak jenuh.
  • Kue, permen, dan minuman manis, yang mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi.
  • Makanan olahan dan kemasan tertentu, khususnya produk tinggi garam, gula, atau lemak jenuh.
  • Makanan gorengan, terutama yang menggunakan banyak minyak atau mengandung lemak tidak sehat.

Membatasi makanan tersebut bukan berarti seseorang harus menghilangkannya sepenuhnya dari menu. Fokus utamanya adalah membangun pola makan yang lebih seimbang dan menjadikan pilihan makanan bernutrisi sebagai kebiasaan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *