Bukan berarti sarapan harus dilewatkan atau makanan tradisional harus dihindari sepenuhnya. Namun, pilihan makanan sebaiknya lebih beragam dengan memasukkan oat, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, sayuran, dan biji-bijian sebagai bagian dari menu.
2.Terlalu banyak makan camilan yang dianggap sehat
Kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak tertentu memang dapat menjadi bagian dari pola makan yang baik untuk jantung. Namun, makanan tersebut tetap mengandung kalori sehingga konsumsinya perlu diperhatikan.
Menganggap makanan sehat boleh dikonsumsi tanpa batas justru dapat membuat asupan kalori harian berlebihan. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap kenaikan berat badan dan gangguan kadar lemak dalam darah.
3.Terlalu lama duduk sepanjang hari
Berolahraga selama sekitar 30 menit belum tentu cukup jika sebagian besar waktu lainnya dihabiskan dengan duduk. Aktivitas seperti bekerja di depan komputer, berkendara, atau bersantai di sofa dalam waktu lama dapat membuat tubuh kurang bergerak.
Gaya hidup sedentari dapat berdampak buruk terhadap kadar kolesterol baik atau HDL. Sebaliknya, aktivitas fisik secara teratur dapat membantu menurunkan LDL dan trigliserida sekaligus mendukung kadar HDL yang lebih sehat.




