- Bangun hubungan sosial yang aktif
Menjalin hubungan sosial yang baik juga menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan.
Menurut Emanuel, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kesepian dan isolasi sosial berkaitan dengan meningkatnya risiko kematian.
Ia mengutip hasil studi yang melibatkan lebih dari tiga juta orang yang menemukan bahwa individu dengan hubungan sosial terbatas cenderung memiliki risiko kesehatan lebih tinggi dibandingkan mereka yang aktif berinteraksi.
Memiliki teman, keluarga, atau komunitas yang suportif dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mental sekaligus kesehatan fisik.
- Terus melatih kemampuan otak
Menjaga pikiran tetap aktif juga penting seiring bertambahnya usia.
Emanuel menyarankan untuk mempelajari keterampilan baru, membaca, bermain musik, belajar bahasa asing, atau mencoba hobi baru. Aktivitas tersebut dapat membantu merangsang fungsi otak sehingga kemampuan berpikir tetap terjaga lebih lama.





