KesehatanLifestyle

5 Penyebab Orang Paruh Baya Sulit Tidur, Kenali Faktor Usia hingga Penyakit Kronis

×

5 Penyebab Orang Paruh Baya Sulit Tidur, Kenali Faktor Usia hingga Penyakit Kronis

Sebarkan artikel ini
lanjut usia
Masalah sulit tidur orang lanjut usia (Ist)

Tubuh juga menjadi lebih peka terhadap gangguan dari lingkungan, seperti suara bising, cahaya, maupun perubahan suhu ruangan. Karena itu, seseorang bisa saja tidur cukup lama tetapi tetap bangun dengan tubuh terasa lelah dan kurang segar.

3. Penyakit kronis dan efek obat-obatan

Risiko penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, radang sendi, refluks asam lambung, hingga penyakit jantung meningkat pada usia paruh baya. Berbagai keluhan, mulai dari nyeri, sesak napas, hingga sering buang air kecil pada malam hari, dapat mengganggu waktu istirahat.

Selain penyakitnya, beberapa jenis obat juga dapat memengaruhi kualitas tidur. Obat diuretik, misalnya, dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil pada malam hari. Sementara itu, sebagian obat antidepresan, kortikosteroid, maupun obat tekanan darah berpotensi membuat seseorang sulit terlelap atau lebih sering terbangun.

4. Risiko gangguan tidur semakin tinggi

Berbagai gangguan tidur juga lebih sering muncul pada usia paruh baya. Salah satunya adalah obstructive sleep apnea atau henti napas saat tidur, yang membuat penderitanya berkali-kali terbangun tanpa disadari sehingga tetap mengantuk pada siang hari.

Selain itu, sindrom kaki gelisah (restless legs syndrome) dan gangguan gerakan kaki saat tidur juga dapat menurunkan kualitas tidur karena membuat seseorang sulit beristirahat dengan nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *