Itulah sebabnya pemeriksaan gula darah perlu menjadi perhatian dalam menjaga kesehatan usia 40 tahun, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko.
4. Kanker stadium awal
Risiko kanker cenderung meningkat seiring bertambahnya usia. Setelah melewati usia 40 tahun, tubuh telah mengalami paparan berbagai faktor selama bertahun-tahun, mulai dari asap rokok, alkohol, pola makan kurang sehat, stres, polusi, infeksi virus, perubahan hormonal hingga faktor genetik.
Masalahnya, kanker stadium awal sering tidak menimbulkan keluhan yang jelas. Kanker payudara, misalnya, belum tentu langsung menimbulkan benjolan yang dapat diraba. Begitu pula kanker serviks yang dapat berkembang tanpa gejala khas.
Sementara itu, kanker kolorektal dapat bermula dari polip pada lapisan usus. Lesi tersebut dapat berkembang secara perlahan selama bertahun-tahun sebelum berubah menjadi kondisi yang lebih serius.
Karena itu, skrining sesuai usia dan faktor risiko menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesehatan usia 40 tahun. Deteksi lebih awal memberikan peluang untuk melakukan penanganan sebelum penyakit berkembang lebih jauh.
5. Penyakit ginjal
Penyakit ginjal kronis juga masuk dalam daftar 5 pembunuh senyap yang mengancam kesehatan setelah usia 40 tahun. Salah satu hal yang membuat kondisi ini berbahaya adalah perkembangan penyakit yang sering berlangsung tanpa gejala pada tahap awal.


