“Sebagai calon pemimpin masa depan, kalian harus mampu menunjukkan sikap yang baik. Jaga etika, hormati sesama, dan jangan terjebak dalam perilaku negatif seperti tawuran,” tuturnya.
Selain himbauan kepada para pelajar, Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat juga memberikan pesan penting kepada pihak sekolah.
Kepala sekolah dan guru kesiswaan diminta untuk selalu memantau perkembangan anak didik mereka.
Lebih jauh, mereka diimbau tak lelah menggaungkan pesan-pesan moral dan peringatan menjelang jam pulang sekolah.
Melalui mekanisme ini, katanya, diharapkan terekam dalam memori para pelajar. Sehingga mereka merasa memiliki kewajiban menjaga diri sendiri dan menghindari perilaku yang dapat merugikan orang lain.
Pemasangan spanduk imbauan juga dilakukan di area sekolah, sebagai pengingat visual bagi para pelajar untuk senantiasa waspada dan menjauhi perilaku negatif.
Spanduk tersebut menjadi simbol kuat atas komitmen bersama antara pihak kepolisian, sekolah, dan para orang tua dalam mendidik generasi muda.
Kegiatan ini juga diikuti oleh pembahasan serius mengenai Alarm Kamtibmas sebuah inisiatif di mana para guru dan orang tua akan berkolaborasi untuk mengingatkan para pelajar agar tidak terlibat dalam tawuran.
“Orang tua memiliki peran penting dalam mengawasi anak-anak mereka, terutama di luar jam sekolah. Kita semua bertanggung jawab atas keamanan dan masa depan mereka,” jelas Bripka Muhairi dalam himbauannya.
