KITAINDONESIASATU.COM – Kasus dugaan penganiayaan yang berujung maut menggemparkan warga Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Seorang perempuan berinisial S diduga menganiaya adik kandungnya sendiri hingga meninggal dunia. Peristiwa tragis ini diduga dipicu persoalan sepele terkait bumbu pecel.
Korban diketahui bernama Khoiriyah (47), warga Dusun Pajaran, Desa Peterongan, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Korban ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka memar yang tersebar di berbagai bagian tubuhnya.
Awalnya, kematian Khoiriyah disebut akibat terjatuh di kamar mandi. Namun, keterangan tersebut menimbulkan kecurigaan warga yang melihat kondisi jasad korban penuh lebam. Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Kapolsek Peterongan, AKP Solihin Budi, mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan pembongkaran makam korban guna memastikan penyebab kematian yang sebenarnya.
“Kami melakukan pembongkaran makam almarhumah Khoiriyah karena diduga menjadi korban penganiayaan,” ujar AKP Solihin, Senin (15/6/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diketahui tinggal bersama kakaknya, Sulastri, di sebuah rumah kos di Desa Jogoroto, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Pada hari kejadian, pelaku meminta bantuan warga untuk mengangkat tubuh korban yang terbaring di kamar mandi.
Warga yang datang ke lokasi terkejut melihat kondisi korban yang ditemukan tanpa busana dengan luka memar di hampir seluruh tubuhnya. Meski demikian, pelaku sempat menyampaikan bahwa korban meninggal akibat terpeleset dan jatuh di kamar mandi.




