KITAINDONESIASATU.COM – Ajang Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 yang digelar pada Minggu (14/6/2026) menyisakan duka mendalam. Seorang peserta dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kolaps saat mengikuti perlombaan lari jarak jauh tersebut.
Korban meninggal dunia atas nama Agus Putranadi (29), selain itu ada beberapa pelari yang tumbang dan kelelahan hingga jatuh di jalan sebelum mencapai garis finish. Peristiwa ini membuat heboh peserta marathon internasional tesebut.
Insiden tragis ini menjadi sorotan tajam mengenai kerasnya medan maraton di ibu kota, yang dikenal memiliki tantangan suhu panas serta tingkat kelembapan udara yang tinggi. Korban sempat mendapatkan penanganan darurat dari tim medis di lokasi kejadian sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun nyawanya tidak tertolong.
Dugaan awal menyebutkan bahwa korban mengalami henti jantung mendadak akibat beban fisik yang ekstrem, diperparah oleh kondisi cuaca Jakarta. Tragedi ini kembali memicu diskusi hangat di kalangan komunitas lari mengenai pentingnya edukasi kesehatan.
Para ahli medis mengingatkan bahwa ajang ketahanan fisik seperti maraton membutuhkan persiapan matang. Setiap pelari wajib melakukan pemeriksaan kesehatan berkala, menjaga hidrasi, serta tidak memaksakan diri jika tubuh sudah memberikan sinyal kelelahan demi mencegah fatalitas di lintasan lari. (*)
