Berita Utama

Diduga Terlibat Demo, Lima Anggota DPRD Cilegon Dipanggil Polda Banten

×

Diduga Terlibat Demo, Lima Anggota DPRD Cilegon Dipanggil Polda Banten

Sebarkan artikel ini
lotte
istimewa

KITAINDONESIASATU.COM-Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dotreskrimum) Polda Banten melalui Subdit III Jatanras, segera memanggil lima orang anggota DPRD Cilegon, yang terkait penyelidikan dugaan permintaan jatah limbah besi dari proyek PT Lotte Chemical Indonesia (LCI).

“Kasusnya sudah ditangani Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Banten,” kata sumber di Polda Banten.

Kelima anggota DPRD Kota Cilegon berinisial FM, AR, AJ, SB, dan BR yang diduga terlibat dalam demontrasi di PT LCI, di Jalan Raya Merak, KM 116, Kelurahan Rawaarum, Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon, pada Oktober 2024.

Beberapa bulan yang lalu, di media sosial (medsos) beredar video dan bukti notulensi permintaan jatah limbah besi atau skrap yang harus dikelola oleh pengusaha lokal itu.

Ditreskrimum Polda Banten melakukan penyelidikan para pihak terkait. Termasuk, sejumlah anggota DPRD Cilegon yang diduga turut dalam aksi demonstrasi yang terdapat pada video dan notulensi tersebut.

“Diundang hanya untuk dimintai keterangan saja. Yang dinilai penting untuk dimintai keterangan, pasti akan dimintai keterangan,” kata Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Didik Hariyanto, Senin (23/6/2025).

Didik juga memastikan jika dalam proses penyelidikan ditemukan tindak pidana, maka akan ada gelar perkara untuk tahap penyidikan. Dari proses penyidikan ini, penyidik akan mencari tersangkanya. “Jika dari proses penyelidikan ditemukan pidananya, maka akan dilaksanakan gelar perkara untuk dinaikan ke tahap penyidikan,” ujar mantan Kapolres Pacitan, Jawa Timur ini.

Kasus permintaan jatah limbah besi ini mengingatkan kembali pada kasus Kadin Kota Cilegon yang meminta proyek Rp 5 triliun kepada kontraktor PT Chandra Asri Alkali, yakni PT China Chengda Engineering dan PT Total Bangun Persada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *