Hukum

Aksi Balap Liar ABG Habis Sahur di Puncu Kediri, Enam Sepeda Motor Diamankan Polisi

×

Aksi Balap Liar ABG Habis Sahur di Puncu Kediri, Enam Sepeda Motor Diamankan Polisi

Sebarkan artikel ini
balap liar
Polisi memberikan pengarahan kepada para ABG yang tertangkap aksi balap liar di wilayah Puncu, Kabupaten Kediri. foto: dokumentasi satlantas polres kediri

KITAINDONESIASATU.COM – Setiap bulan Ramadhan sudah hampir dipastikan aski balap liar usai santap sahur marak terjadi.

Di sejumlah wilayah Jawa Timur seperti di Jombang, Mojokerto, Sidoarjo kian marak terjadi, polisipun segera bertindak.

Di Kediri petugas Satlantas Polres Kediri bertindak tegas membubarkan aksi balap liar yang digelar di ruas Jalan Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Minggu (9/3/2025) pagi.

Sabtu Kelabu Kecelakaan di Ngawi Dua Nyawa Melayang dan Luka Parah di Jalan Raya

Polisi menggelar operasi gabungan dan berhasil mengamankan 6 sepeda motor yang digunakan untuk aksi balapan di jalananan.

Operasi dilakukan setelah petugas mendapat pengaduan dari masyarakat adanya aksi balap liar di Desa Manggis yang meresahkan warga masyarakat di sekitarnya.

Aksi itu biasanya digelar usai makan sahur saat Ramadhan 2025 ini, polisipun kemudian bertindak saat tiba dilokasi para pemuda yang hendak balapan liar sempat semburat berlarian.

Jadwal Live Streaming Liga Inggris, Minggu 9 Maret 2025, Gratis di SCTV dan MOJI Malan ini

Dari para remaja yang kebanyakan anak baru gede (ABG) itu kemudian polisi berhasil mengamankan 6 kendaraan sepeda motor yang digunakan untuk aksi balapan.

Setelah dilakukan pemeriksaan teknis ternyata kendaraan tidak sesuai spesifikasi teknis kendaraan untuk sehari-hari.

Kendaraan ini sudah dalam kondisi modifikasi dan tidak lengkap seperti knalpotnya brong, hampir semua kendaraan dipreteli dan sudah tidak standar lagi.

Jadwal Acara Trans TV Minggu, 9 Maret 2025: Brownies Obrolan Manis hingga Film Triple Threat

Kasat Lantas Polres Kediri AKP I Made Jata melalui KBO Satlantas Ipda Suhendra menjelaskan jika balapan liar sudah meresahkan ketenangan warga masyarakat.

Selain itu balapan liar juga berbahaya, berisiko tinggi terjadinya kecelakaan, sementara lokasi digelar di tempat umum bercampur dengan lalu lalang kendaraan masyarakat serta tidak menggunakan pelindung, ini berbahaya.

Untuk itu Ipda Suhendra mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban dan tidak melanggar peraturan lalu lintas termasuk bebas dari aksi balap liar seperti ini. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *