KITAINDONESIASATU.COM – Memasuki masa menopause, wanita perlu lebih memperhatikan asupan makanan sehari-hari. Perubahan hormon tidak hanya memengaruhi suasana hati dan kualitas tidur, tetapi juga metabolisme tubuh, berat badan, kesehatan tulang, hingga risiko penyakit jantung.
Menopause umumnya terjadi pada wanita berusia 45–55 tahun. Pada fase ini, produksi hormon estrogen mengalami penurunan sehingga dapat memicu berbagai keluhan, seperti sensasi panas mendadak atau hot flashes, sulit tidur, perubahan suasana hati, dan penumpukan lemak di area perut.
Penurunan estrogen juga berkaitan dengan meningkatnya risiko osteoporosis serta gangguan kardiovaskular.
Dr. Dao Thi Yen Thuy, Kepala Departemen Nutrisi dan Dietetik Rumah Sakit Umum Tam Anh di Ho Chi Minh City, menjelaskan bahwa kebutuhan energi dan nutrisi wanita mengalami perubahan ketika memasuki masa menopause.
Karena itu, pengaturan pola makan perlu disesuaikan agar berat badan tetap terkendali, massa otot terjaga, dan kepadatan tulang tidak cepat menurun.
Berikut lima hal penting yang perlu diperhatikan wanita saat menyesuaikan pola makan selama menopause sebagaimana laporan vnexpress.com.
1. Sesuaikan Asupan Kalori Harian
Ketika kadar estrogen menurun, metabolisme dan kebutuhan energi tubuh dapat ikut berubah. Jika pola makan tidak disesuaikan dengan aktivitas fisik, kelebihan kalori lebih mudah disimpan sebagai lemak, terutama di sekitar perut.


